Dahsyatnya proses sakratul maut
Sakaratul Maut Seorang Mukmin
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga selalu tercurah
kepada Rasulullah, keluarga, para sahabat dan pengikut mereka yang setia sampai
hari kiamat, Amma ba´du:
Sesungguhnya seorang hamba mukmin apabila hendak
meninggalkan dunia menuju akhirat, turun kepadanya para malaikat dari langit
yang berwajah putih seakan wajah mereka ibarat matahari… Mereka membawa kafan
dan parfum dari surga…Mereka duduk di samping calon mayit sejauh mata
memandang…
Kemudian datanglah Malaikat maut -Alaihis Salam dan duduklah di samping
kepala calon mayit seraya berkata: ” Wahai jiwa yang baik, wahai jiwa yang
tenang, keluarlah menuju ampunan dan ridha dari Allah.”…Maka keluarlah ruhnya
dengan lembut seperti air yang menetes dari bibir tempat air…Malaikat maut-pun
mengambilnya…setelah Malaikat mengambil ruh itu maka segera di masukkan dalam
kafan yang dari surga tersebut dan diberi parfum yang dari surga itu…Lalu
keluarlah dari ruh itu bau yang sangat wangi seperti bau parfum yang paling
wangi dimuka bumi ini…
Ketika telah keluar ruhnya maka para Malaikat diantara langit dan bumi
menshalatinya… Demikian pula semua Malaikat yang di langit…Dan dibukakan
untuknya pintu-pintu langit…Semua penjaga pintu tersebut berdoa kepada Allah
agar ruh tersebut lewat melalui pintunya…
Para Malaikat membawa ruh itu naik ke langit…Dan tiap-tiap melalui
rombongan Malaikat mereka selalu bertanya: “Ruh siapa yang wangi ini?”…Para
Malaikat yang membawanya menjawab: “Ini ruhnya Fulan bin Fulan”, sambil
menyebutkan panggilan-panggilan terbaiknya selama di dunia…Malaikat yang
membawanya menyebutkan kebaikan-kebaikannya selama di dunia…Kebaikan-kebaikannya
dalam hubungan dengan Allah dan dengan sesama manusia bahkan dengan alam
semesta… Tatkala telah sampai di langit dunia para Malaikat meminta di bukakan
pintunya…Malaikat penjaga pintu langit membuka pintu itu…Kemudian semua
Malaikat yang ada ikut mengiringi ruh itu sampai ke langit berikutnya hingga
berakhir di langit ke tujuh….
Lalu Allah berfirman: “Tulislah catatan amal
hamba-Ku di Illiyyiin! “Tahukah kamu apakah Illiyyiin itu? (Yaitu) kitab yang
bertulis (untuk mencatat amal orang yang baik)” (QS. Al-Muthaffifiin:
19-20)….
Ditulislah catatan amalnya di Illiyyiin…Kemudian dikatakan: “Kembalikanlah
ia ke bumi, karena Aku telah berjanji kepada mereka bahwa Aku menciptakan
mereka darinya (tanah) dan mengembalikan mereka kepadanya serta membangkitkan
mereka darinya pula pada kali yang lain”… Ruh itu-pun dikembalikan ke bumi dan
ke jasadnya…Ketika telah dikebumikan ia mendengar suara alas kaki orang-orang
yang pulang dari mengantarkan jenazahnya…
Sekarang ia sendirian di kuburnya…Gelap…Sempit…Pengap…Ada cacing…Ada
kalajengking….
Kemudian datanglah dua Malaikat, Munkar dan Nakir, yang sangat keras…Kedua
malaikat itu membentaknya serta mendudukkannya seraya bertanya: “Siapa
Rabb-mu?” Ia menjawab: “Rabb-ku adalah Allah.”…Malaikat bertanya lagi: “Apa
dien-mu?” Ia menjawab : “Dien-ku adalah Islam.”…Kedua Malaikat tersebut
bertanya lagi: “Siapa orang yang diutus kepadamu?” Ia menjawab: “Dia adalah
Rasulullah -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam.”…Malaikat bertanya
lagi: “Apa amalmu?” Ia menjawab: “Aku membaca Kitab Allah, mengimani dan mengamalkannya.”…Malaikat
tersebut membentaknya lagi: “Siapa Rabb-mu? Apa dien-mu? Dan siapa
Nabi-mu?”…Itulah ujian terakhir yang menimpa orang mukmin…
Allah berfirman: “Allah meneguhkan (iman)
orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu (dua kalimat syahadat)
dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (QS. Ibrahim: 27)…
Ia-pun menjawab: “Rabb-ku adalah Allah, dien-ku adalah Islam dan Nabi-ku
adalah Muhammad -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam.”…Lalu ada seruan
dari langit: “Hamba-Ku benar, berilah ia hamparan dan pakaian dari surga serta
bukalah untuknya pintu surga.”…Datang dan sampai kepadanya kebahagiaan dan
wangi surga…Kuburnya diluaskan sejauh mata memandang….
Kemudian datang kepadanya seorang yang berwajah baik, berpakaian indah dan
baunya wangi seraya berkata: “Kabar gembira dengan sesuatu yang menyenangkan
anda, kabar gembira dengan ampunan dari Allah dan surga yang penuh dengan
kenikmatan selamanya, ini adalah hari yang dijanjikan kepada anda.”…Ia-pun
bertanya: “Siapa anda ?, semoga Allah memberi kabar gembira kepada anda.
Wajahmu mendatangkan kebaikan.”…Orang tersebut menjawab: “Aku adalah amal
salehmu. Demi Allah, anda selalu bersegera dalam taat kepada Allah dan lambat
dalam maksiat kepada Allah, lalu Allah-pun membalasi anda dengan kebaikan
pula.”…
Kemudian dibukakan untuknya pintu surga dan neraka seraya dikatakan: “Ini
(neraka) adalah tempatmu jika kamu bermaksiat kapada Allah, Allah telah
menggantinya dengan ini (surga).”…Tatkala ia melihat kedalam surga, ia-pun
berkata: “Ya Allah segerakanlah kiamat, agar aku kembali kepada keluargaku dan
hartaku.”…Lalu dijawab: “Tenanglah (di kubur ini dulu)”…Ia ingin segera kiamat
agar bisa segera masuk ke dalam surga yang telah diperlihatkan kepadanya dan
agar supaya bisa berkumpul dengan semua keluarganya kembali…Tapi, Allah telah
menetapkan bahwa seseorang harus tinggal di kubur dulu, di alam barzakh, sampai
kiamat besar…Setelah itu dihisab dan mendapatkan balasan yang setimpal dengan
perbuantannya…Orang beriman akan masuk ke dalam surga…Memandang Wajah Allah
Yang Maha Mulia…Mendapatkan Ridha Allah dan Allah tidak akan pernah lagi murka
kepadanya selamanya…
Inilah perjalanan hidup yang pasti kita lalui…Ini bukan dongeng, tapi
kenyataan…Percaya atau tidak?…Semoga bermanfaat…
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami yang mendatangkan benacana…
Ampunilah dosa-dosa kami yang merubah karunia…Ampunilah dosa-dosa kami yang
menurunkan bala’…Ampunilah dosa-dosa kami yang menghalangi doa…Ampunilah semua
dosa yang telah kami lakukan dan semua kesalahan yang telah kami kerjakan…
Ya Allah, sungguh kami telah menganiaya diri kami, jika Engkau tidak
mengampuni dan menyayangi kami, tentulah kami termasuk orang-orang yang
merugi…Ya Allah, kami telah beriman kepadaMu, ampunilah dosa-dosa kami dan
selamatkanlah kami dari api neraka…
Ya Allah, permudahlah sakaratul maut kami…Jadikanlah kematian kami husnul
khotimah…Tolonglah kami agar kami mampu menjawab fitnah kubur dengan baik dan
benar…Luaskan alam kubur kami seluas-luasnya sejauh mata memandang…Jadikanlah
alam kubur kami sebagai taman diantara taman-taman surga…Permudahlah hisab
kami…Masukkanlah kami ke dalam surgaMu…Berilah kami rizki memandang WajahMu
Yang Maha Mulia…Berikanlah kepada kami RidhaMu yang Engkau tidak akan pernah
lagi murka kepada kami setelah itu selamanya….
Ya Allah, kami mohon kepadaMu ridhaMu dan surgaMu…
Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari murkaMu dan nerakaMu…
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, keluarga, para
sahabat dan pengikut mereka yang setia sampai hari kiamat dan segala puji hanya
bagi Allah.
Sakaratul Maut Orang Kafir dan Fajir
Sesungguhnya seorang hamba yang kafir atau fajir (banyak dosa), apabila
hendak meninggalkan dunia menuju akhirat, turun kepadanya para Malaikat dari
langit yang sangat keras lagi berwajah hitam sambil membawa kain yang kasar
dari neraka…Para malaikat itu duduk disamping calon mayit sejauh mata
memandang…
Kemudian datang Malaikat maut -Alaihis Salam dan duduk disamping kepalanya
seraya berkata: “Wahai jiwa yang busuk keluarlah menuju murka dan kebencian dari
Allah”…Ruh itupun terkejut…Lalu Malaikat mencabutnya seperti mencabut alat
pemanggang yang banyak cabangnya dari kain yang basah sehingga terputuslah
urat-urat dan ototnya…
Malaikat itupun mengambil ruhnya dan langsung memasukkannya kedalam kain
kasar (yang dari neraka itu)…Keluar dari ruh itu bau yang sangat busuk seperti
bau paling busuk yang pernah ada dimuka bumi ini…Para Malaikat lalu membawa ruh
itu naik, tiadalah melalui rombongan Malaikat melainkan mereka selalu bertanya:
“Ruh siapa yang busuk ini?”…Para Malaikat yang membawanya menjawab: “Ini ruhnya
Fulan bin Fulan”, dengan menyebut panggilan-panggilan buruknya ketika di
dunia…Malaikat yang membawanya menyebutkan keburukan-keburukanya selama di
dunia…Keburukan-keburukannya dalam hubungan dengan Allah dan dengan sesama
manusia bahkan dengan alam semesta…
Semua malaikat diantara langit dan bumi melaknatinya (mengutuknya), juga
semua malaikat yang di langit…Ditutup untuknya pintu-pintu langit…Masing-masing
penjaga pintu berdoa kepada Allah agar ruh itu tidak lewat melalui pintunya….
Tatkala telah sampai di langit dunia mereka meminta agar dibuka pintunya
dan ternyata tidak dibukakan…Kemudian Rasulullah -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala
Alihi Wa Sallam membacakan: “Sekali-kali tidak akan
dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk sorga,
hingga unta masuk ke lubang jarum.” (QS.Al-A´raaf: 40)….Lantas Allah
berfirman: “Tulislah catatan amalnya di sijjiin, dibumi yang paling
bawah”,…Kemudian dikatakan: “Kembalikan hambaKu ke bumi karena Aku telah
berjanji bahwa Aku menciptakan mereka darinya (tanah) dan mengembalikan mereka
kepadanya serta mengeluarkan mereka darinya pula pada kali yang lain”…
Lalu ruhnya dilempar dari langit sehingga terjatuh ke bumi, kemudian
Rasulullah -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam membacakan ayat: “Dan barangsiapa menyekutukan Allah, maka seolah-olah ia
jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat
yang jauh.” (QS. Al-Hajj: 31)…Dikembalikan ruh itu ke jasadnya sehingga
ia mendengar suara alas kaki orang-orang yang pulang dari mengantar jenazahnya…
Sekarang ia sendirian di kuburnya…Gelap…Sempit…Pengap…Ada cacing…Ada
kalajengking….Kemudian datanglah dua Malaikat, Munkar dan Nakir, yang sangat
keras…Dua Malaikat yang sangat keras dan membentaknya serta mendudukkannya
seraya bertanya: “Siapa Rabb-mu?”…Ia menjawab: “Hah…hah…Saya tidak
tahuuuu.”…Malaikat bertanya lagi: “Apa Dien-mu?”…Ia menjawab: “Hah…hah…Saya
tidak tahuuuu”. Kedua malaikat itupun bertanya lagi: “Siapa orang yang diutus
kepadamu?”…Ia tidak tahu namanya, lalu malaikat mengatakan: “Muhammad!”…Orang
itu menjawab: “Hah…hah…Saya tidak tahuuuu, saya mendengar orang-orang
mengatakan itu. !”…Lalu dikatakan kepadanya: “Anda tidak tahu dan tidak mau
membaca (belajar).”…Kemudian terdengarlah seruan dari langit: “Ia berdusta,
berilah ia hamparan dari neraka dan bukakan untuknya pintu ke neraka.”…Lalu
sampailah kepadanya panas dan racun-racun neraka dan kuburnya disempitkan
sehingga terpatah-patah tulang rusuknya…
Setelah itu datang kepadanya seorang yang berwajah buruk, berpakaian jelek
dan berbau tidak enak seraya berkata: “Kabar buruk bagimu, ini adalah hari yang
dijanjikan kepadamu.”…Orang itu (si mayit) bertanya: “Siapa kamu? semoga Allah
memberi kabar buruk kepadamu, wajahmu mendatangkan keburukan.”…Ia menjawab:
“Aku adalah amal burukmu, Demi Allah, aku tidak mengetahui melainkan kamu
lambat dalam ketaatan kepada Allah, cepat dalam kemaksiatan, lalu Allah
membalasimu dengan keburukan.”…Kemudian ia (si mayit) dikuasai oleh seorang
yang buta, tuli lagi bisu (maksudnya tidak berbelas kasihan) yang ditangannya
ada batang besi, sekiranya dipukulkan ke gunung pasti menjadi tanah…Lalu dia
memukulnya dengan sekali pukulan sehingga ia menjadi tanah, kemudian Allah
mengembalikannya seperti semula…Lalu dia memukulnya lagi dengan pukulan yang
lain, sehingga ia (orang kafir atau fajir) berteriak (kesakitan) dengan
teriakan yang didengar oleh semua makhluk kecuali manusia dan jin….Kemudian
dibukakan untuknya pintu neraka dan ia diberi hamparan dari neraka…Ia berkata:
“Ya Rabb, Janganlah terjadi kiamat.”… Ia tidak ingin segera kiamat karena ia
yakin akan mendapat adzab yang lebih dahsyat dari adzab kubur…Tapi, Allah telah
menetapkan bahwa seseorang harus tinggal di kubur dulu, di alam barzakh, sampai
kiamat besar…Setelah itu dihisab dan mendapatkan balasan yang setimpal dengan
perbuantannya…Orang kafir atau fajir akan masuk neraka jahannam yang panasnya
tiada tara…Ia tidak hidup di dalamnya dengan kehidupan yang layak dan tidak
pula mati yang memungkinkannya untuk beristirahat…Ia hanya merasakan siksa dan
siksa…Allah murka kepadanya…
Inilah perjalanan hidup yang pasti kita lalui…Ini bukan dongeng, tapi
kenyataan…Percaya atau tidak?…Semoga bermanfaat…
Ya Allah, puja dan puji kami panjatkan hanya kepadamu…Curahkan shalawat dan
salamMu kepada Nabi Muhammad dan keluarganya…
Ya Allah, jadikanlah kami mencintai dan mengikuti ajaran Beliau lahir dan
batin…
Wafatkan kami di atas agama Beliau…
Kumpulkan kami dalam kelompok Beliau…
Masukkanlah kami dalam syafa’at Beliau…
Berilah kami minum dari Al-Haudl (telaga) Beliau, yang airnya lebih putih
dari susu, lebih manis dari madu, lebih wangi dari misk, yang jumlah
bejana-bejananya sejumlah dan seindah bintang-bintang di langit, yang
barangsiapa minum seteguk tidak akan haus selama-lamanya…
Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam surga bersama Rasulullah -Shallallaahu
‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam, bersama para Nabi, shiddiiqiin, syuhada’ dan
shalihiin…
Ya Allah, tulislah itu semua untuk kami, kedua orang tua kami dan semua
kamum muslimin….
Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari adzab neraka jahannam…Dari adzab
kubur…Dari fitnah kehidupan dan kematian…Dan dari fitnah al-masih Dajjal…
Ya Allah…Wahai Yang Maha Pemaaf…Wahai Yang Maha Pengampun…Wahai Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang…Wahai Yang Maha Menerima Taubat…Sungguh ampunanMu
lebih luas dari dosa-dosa kami dan rahmat kasih sayangMu lebih kami harapkan
daripada amal perbuatan kami…Engkau Maha Pemaaf, suka memaafkan, maafkanlah
kami…
Ya Allah, kami memohon kepadaMu semua kebaikan yang datang secara
tiba-tiba, yang perbendaharaannya ada di TanganMu, yang cepat dan yang lambat
yang kami ketahui dan yang tidak kami ketahui, yang telah dimohon oleh hamba
dan NabiMu Muhammad -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam dan
hamba-hambaMu yang shalih…
Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari semua keburukan yang datang secara
tiba-tiba, yang perbendaharaannya ada di TanganMu, yang cepat dan yang lambat
yang kami ketahui dan yang tidak kami ketahui, yang telah berlindung
daripadanya hamba dan NabiMu Muhammad -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa
Sallam dan hamba-hambaMu yang shalih…
Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari kemunafikan…Bersihkanlah amal kami
dari riya’…Bersihkanlah lisan kami dari berdusta dan ghibah…Bersihkanlah mata
kami dari berkhianat…Sesungguhnya Engkau mengetahui mata-mata yang berkhianat
dan segala yang tersembunyi dalam dada….
Ya Allah, kami memohon kepadaMu husnul khotimah dan kami berlindung
kepadaMu dari suu’ul khotimah…
Ya Rabb kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat
dan selamatkanlah kami dari adzab neraka…
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, keluarga, para
sahabat dan pengikut mereka yang setia sampai hari kiamat dan segala puji hanya
bagi Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar